loader

Ulang Tahun ke 1.338, Wali Kota Palembang Akui Masih Banyak PR

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Hal ini diakui Wali Kota Palembang Harnojoyo, usai peringatan HUT Palembang di Paripurna Istimewa, Kamis (17/6/2021).

"Sejumlah masalah seperti banjir, kemacetan dan ekonomi masih terus dihadapi Pemerintah Kota. Oleh karenanya, kami membuat program unggulan terkait tiga permasalahan tersebut yang sedang proses," ujar Harnojoyo.

Penanggulangan banjir di kawasan Kolonel H Burlian atau tepat di depan Terminal DAMRI. Pemkot Palembang bersama Pemprov Sumsel telah melakukan sharing melakukan pembebasan lahan untuk membangun kolam retensi.

"Mudah-mudahan kolam retensi ini dapat diselesaikan dengan cepat," singkatnya.

Sementara untuk persoalan kemacetan, pihaknya saat ini telah menambah dua infrastruktur lagi yaitu Flyover di Sekip yang saat ini masih dalam proses pembebasan. Serta pembangunan Underpass di simpang RS Charitas yang sedang dalam kajian.

"Ketika semua rampung ini akan menjadi pemecah kemacetan di Palembang. Selain itu juga akan dibangun jalan lingkar yang menghubungkan Noerdin Panji dan Boom Baru. Ketika semuanya rampung, ini akan solusi untuk memecah kemacetan, " tuturnya.

Sementara untuk persoalan kemacetan, pihaknya saat ini telah menambah dua infrastruktur lagi yaitu Flyover di Sekip yang saat ini masih dalam proses pembebasan. Serta pembangunan Underpass di simpang RS Charitas yang sedang dalam kajian.

"Ke depan juga akan dibangun jalan lingkar yang menghubungkan Noerdin Panji dan Boom Baru. Ketika semuanya rampung, ini akan solusi untuk memecah kemacetan, " jelas dia.

Meski ditengah pandemi pertumbuhan ekonomi di Palembang tahun 2020 terkontraksi 0,25. Pihaknya terus memberikan program kredit tanpa bunga melalui Bank Perkreditan Rakyat (BPR), hal ini untuk menggerakkan perekonomian.

"Kami akan terus mencari celah agar pertumbuhan ekonomi kita tetap terjaga, " ungkapnya.

"Kami tentunya akan selalu melakukan evaluasi terhadap pekerjaan yang telah dilaksanakan apakah sudah baik atau belum. Jika belum maka tentunya akan dievaluasi, " tambah Harno.

Share

Ads

Berita Pilihan

Terpopuler