JAKARTA, GLOBALPLANET.news - "Saya menyampaikan dengan lebih jelas, benar memang ada lost contacts KRI Nanggala 402 kurang lebih 60 mile Utara perairan Bali," ujar Achmad Riad, dilansir dari laman Sindonews.
Achmad Riad lalu menceritakan kronologis awal mula bagaimana kapal selam KRI Nanggala 402 hilang kontak.
"Pukul 03.46 KRI Nanggala 402 melakukan penyelaman, kemudian pukul 04.40 melaksanakan penggenangan peluncur torpedo nomor 8 (bukan rudal)," kata Achmad Riad.
Achmad Riad mengungkapkan saat akan dilaksanakan otorisasi peluncuran torpedo barulah KRI Nanggala 402 hilang kontak.
"Yang merupakan komunikasi terakhir dengan KRI Nanggala 04.25 saat Komandan Gugus Tugas Latihan akan memberikan otorisasi penembakan torpedo, di situlah komunikasi dengan Nanggala terputus," kata Ahmad Riad.











