OKU TIMUR, GLOBALPLANET - Anggota DPRD OKU Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Munadi, pada Senin (10/05/2021) mengatakan, menjelang lebaran dan di tengah mewabahnya virus corona harga gas elpiji 3 kilogram melambung tinggi.
"Situasi ini membuat warga menjerit terlebih sekarang masyarakat lebih menggantungkan kegiatan masak memasak dengan menggunakan gas elpiji," katanya.
Seperti di wilayah Kecamatan Madang Suku II, jika selama ini harga gas elpiji tabung hijau dengan ukuran 3 kilogram berkisaran Rp22 ribu pertabung. Sekarang melejit hingga kisaran Rp30 ribu sampai Rp40 ribu pertabung.
Harga melonjak cukup tinggi tentu membuat masyarakat semakin kesulitan. Karena itu sudah seharusnya pemerintah mengambil langkah kongkrit untuk meringankan beban masyarakat, dengan mengendalikan harga gas elliji 3 kilogram.
"Sebagai wakil rakyat saya selalu menerima keluhan masyarakat tentang mahalnya gas elpiji 3 kilogram, karena itu sudah kewajiban kami menyampaika keluhan masyarakat kepada pemerintah agar dilakukan tindakan nyata demi membantu masyarakat,"ujar Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Dia juga menambahkan, dampak dari mewabahnya virus corona membuat tersendatnya perekonomian dan usaha masyarakat. Sehingga masyarakat semakin terpuruk dan susah. Ditambah lagi harga gas elpiji 3 kilogram tinggi, belum lagi harga Sembako yang juga tinggi.
"Kita akui dampak dari serangan virus corona membuat semakin susahnya perekonomian masyarakat, jangan lagi penderitaan masyarakat ditambah dengan tingginya harga gas elpiji 3 kilogram," tegasnya.











