MUBA, GLOBALPLANET.news - "Perlindungan Perempuan dan anak menjadi pekerjaan rumah yang panjang bagi kita semua. Puspaga ini memiliki peran sangat penting karena keluarga pendidik utama anak," ujar Bintang.
Dikatakan Bintang, langkah nyata yang dilakukan Pemkab Muba patut diapresiasi. Oleh karena itu dirinya yakin peran Puspaga di Muba dapat di implementasikan dengan baik. Dimana perempuan merupakan tiang negara dan anak adalah generasi penerus bangsa.
"Dilihat dari konstitusi, sudah menjamin kesetaraan setiap warga negara, demikian juga UU sudah mengatur. Namun, realita yang terjadi ketika melihat data, indeks dan hasil survey ini menjadi pekerjaan besar," jelas dia.
Dengan adanya komunikasi bersama seluruh pihak, kata Bintang, pekerjaan rumah tersebut dapat diselesaikan, khususnya Kabupaten Muba. "Anak-anak memiliki hak dasar, hak hidup, hak berkembang, hak perlindungan dan hak partisipasi," kata dia.
Sementara, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, komitmen Pemkab Muba berkomitmen untuk mindungi perempuan dan anak. Hal itu dibuktikan dengan tindakan nyata mlai dari aturan hingga anggaran.
"Komitmen kami ditunjukkan dengan berbagai macam kerja nyata. Seperti, dari sisi aturan kita miliki Peraturan Daerah (Perda) tentang perlidungan anak dan kabupaten layak anak. Serta anggaran terhadap kegiatan berbasis gender," tandas dia.











