loader

Asmara Tidak Direstui, Seorang Remaja Gantung Diri di Kamar Mandi

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Korban yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga warung kopi di Pasar Km 5 itu, ditemukan tergantung sekira pukul 13.00 WIB, Senin (26/10/2020) oleh sepupunya.

"Dia hari ini tidak masuk kerja karena izin sakit. Jadi saya punya firasat tidak enak, oleh karena itu datang ke kontrakannya. Saat diketuk pintu terkunci dan saya pjn memanggil kakaknya Siti Samsiah untuk membawa kunci cadangan," ujar sepupu korban Sap (38).

Saat pintu kontrakan dibuka, tidak ada orang, lalu dilakukan pencarian dan akhirnya korban ditemukan di dalam kamar mandi dalam posisi tegantung menggunakan kain.

"Awalnya kita kira keluar rumah, namun sendalnya ada. Kita periksa kamar mandi tapi terkunci dari dalam. Lalu kita dobrak, saat terbuka kami terkejut karena dia (korban)sudah tergantung," kata dia dengan nada sedih.

Mendapati hal itu, dirinya dan kakk korban langsung menurunkan korban dan dibawa keruang tamu. Namun, saat diperiksa korban sudah tidak bernyawa lagi. "Kami pikir masih hidup jadi inisiatif menurunkan, ternyata sudah meninggal dunia," kata dia. Seraya menambahkan korban sehari-hari ikut kerja ditempatnya menjaga warung kopi.

Sementara, sepupu korban lainnya yakni Dila (47), membenarkan korban dalam keadaan sakit dan sempat dibesuk oleh kekasihnya. Namun, kedatangan sang kekasih tidak disukai oleh pihak keluarga terutama sang kakak.

"Dia (korban) memang sakit, takut korban menelpon pacarnya dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, jadi handphone nya dibawa sama kakaknya. Dia jugo pernah cerita kalau keluarga di dusun tidak suka dia pacaran, mungkin dia kesal," jelasnya.

Sementara itu Kapolsek Kemuning AKP Alfredo melalui Kanit Reskrim Iptu Arlan mengatakan korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena masalah asmara yang tidak direstui keluarga. 

"Keluarga sepakat korban tidak usah di bawa ke Rumah Sakit untuk divisum maupun autopsi sehingga mereka membuat surat pernyataan. Dan korban langsung dibawa ke kampung halaman di Sungai Lilin Muba," kata Arlan.

Share