MUBA, GLOBALPLANET - Sebelumnya, di Bumi Serasan Sekate pada 2018 lalu telah dibangun lokasi BBM Saru Harga di Kecamatan Lalan.
Bupati Musi Banyuasin, H Dodi Reza Alex Noerdin, mengatakan, SPBU satu harga di Kecamatan Babat Toman merupakan lokasi yang tepat berada di tengah-tengah Sekayu hingga Musi Rawas yang jaraknya mencapai 140 Km.
"SPBU ini posisinya berada di tengah-tengah, sangat membantu warga yang selama ini kesulitan mendapatkan BBM," ujar Dodi di sela Peresmian Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) BBM satu harga di Kecamatan Babat Toman, Selasa (27/10/2020).
Dengan adanya SPBU bernomor 24.307.178 yang merapkan BBM satu harga ini, sambung Dodi, diharapkan masyarakat dapat memperoleh BBM dengan harga yang sama di perkotaan.
"Tinggal pemanfaatan dan operasionalnya. Serap tenaga kerja, tampung potensi lokal dan berikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Harus bisa menyalurkan BBM tanpa hambatan kepada masyarakat," jelas dia.
Komite Pengawasan BPH Migas Achmad Rizal mengatakan, pihaknya selaku pengawas penyaluran BBM di masyarakat mengharapkan Pemkab Muba dapat menjembatani kemitraan antara Pertamina dengan pengusaha lokal untuk dapat berinvestasi menjadi lembaga penyalur BBM.
“Silakan Pemkab ajukan usulan lokasi mana yang mau dipilih untuk jadi SPBU Satu Harga, nanti kami akan mengevaluasi. Tinggal lagi, pemkab jembatani pihak yang mau jadi investornya (bangun SPBU),” kata Rizal.
Ia mengatakan, BPH Migas memberikan beragam pilihan kepada pengusaha, mulai dari bangun SPBU (bisnis), subpenyalur untuk BBM subsidi hingga penyalur mini (pertashop). “Ini menjadi salah satu peluang untuk investasi bagi pengusaha lokal, apalagi aturan mengizinkan jarak antar SPBU itu 10 Kilometer,” kata dia.
Sementara itu, Area Sales Manager PT Pertamina Wilayah Sumsel-Babel, Sadli Ario Priyambodo, mengatakan, PT Pertamina memastikan keandalan penyaluran BBM di SPBU yang disuplai dari TBBM Kertapati Palembang.
"Selain itu Pertamina akan terus mengawasi SPBU BBM satu harga ini agar program menjadi tepat sasaran," kata dia.
“Pengawasan secara rutin akan kami lakukan, seperti mewajibkan SPBU membatasi pembelian BBM jenis solar untuk jenis kendaraan tertentu, selain itu nopol juga harus dicatat,” tandas dia.
Pertamina wilayah Sumbagsel menargetkan pendirian tujuh unit SPBU BBM Satu Harga pada 2020. Sejauh ini sudah terealisasi sebanyak enam unit yakni di Sumsel tiga unit di Kecamatan Babat Toman (Muba), Kecamatan Karang Jaya (Muratara), Kelurahan Beringin Makmur Kecamatan Rawas Ilir (Muratara).
Kemudian, di Lampung Barat didirikan di Kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Kebun Tebu dan Kecamatan Air Itam. Dan satu unit lagi sedang dibangun di Bengkulu.
Sekedar informasi, BBM satu harga merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk menyeragamkan harga jual resmi BBM untuk jenis premium sebesar Rp 6.450 per liter, sedangkan jenis solar sebesar Rp 5.150 per liter di beberapa daerah pelosok Indonesia. Program ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 2016 lalu.












