PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Penyebab karam kapal yang dinahkodai Komarudi ini diduga adanya kebocoran dibagian lantai kapal. Beruntung dalam peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja muatan sembako mengalami kebasahan meski berhasil dikeluarkan dari dalam kapal.
Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Yohanes S Widodo, mengatakan, kapal motor MS Kurnia bermuatan sembako yang dinahkodai Komarudin dengan 2 orang ABK. Kapal motor MS Kurnia berlayar dari Palembang dengan tujuan Jalur 6 Air Salek.
"Saat melintasi perairan Mariana kapal mengalami kebocoran di bagian belakang sebelah kanan diduga kena kayu tonggak sehingga menyebabkan kapal hampir tenggelam," katanya.
Dikatakan Widodo, Nahkodah dan ABK meminta bantuan masyarakat sekitar untuk menarik kapalnya lalu disandarkan di pinggir sungai untuk evakuasi muatan sembakonya.
"Warga disekitar lokasi membantu mengeluarkan muatan sembako dari dalam kapal sebelum kapal karam. Informasi yang didapat kapal sudah siap melanjutkan perjalannya kembali setelah di perbaiki," tandasnya.











