loader

Ground Breaking Proyek IPAL Sei Slayur Palembang, Target Selesai 2022

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET. - Fasilitas IPAL ini menjadi tempat pengolahan air limbah rumah tangga, mengingat 69 persen warga kota Palembang membuang air limbah rumah tangganya ke drainase yang bermuara ke Sungai Musi. 

"Kami bersyukur bahwa Palembang menerima hibah dari Pemerintah Australia  dengan dana sebesar Rp450 Miliar untuk pembangunan IPAL. Mudah-mudahan akan selesai tepat waktu sehingga bisa menjadi dimanfaatkan masyarakat kota Palembang," ungkap Wali kota Palembang Harnojoyo ketika Ground Breaking IPAL di Jalan Ir Sutami, Kalidoni. 

Pipa transmisi utama yang sudah dibangun sejak tahun 2017, hingga saat ini terpasang pipa sepanjang 5,5 kilometer dari total panjang pipa utama yakni 8 kilometer. Yang kurang lebih menyasar 8 ribu sambungan dan akan berlanjut sampai 21 ribu sambungan rumah. 

"Dari 21 ribu sambungan rumah itu akan menyasar 100 ribu masyarakat kota Palembang. Memang baru sedikit, nanti bertahap ada penambahan penerima manfaat," ujar dia. 

Harno melanjutkan, sistem pendanaan proyek ini menggunakan sistem sharing antara Dana hibah Australia, APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kota Palembang. 

Proyek ini ditarget selesai tahun 2022, dan ketika selesai akan diserahkan oleh PDAM Tirta Musi sebagai pengelola. 

"Nilai proyek adalah Rp1,2 Triliun dengan sharing dari APBN sebesar 55 persen, APBD Kota dan Provinsi masing-masing Rp60 Miliar, serta dana hibah Pemerintah Australia. Setelah selesai insyaallah tahun 2022 nanti akan dikelola oleh PDAM Tirta Musi, " jelasnya. 

Allison duncan selaku Australian Charge D'affaire to Indonesia menambahkan, proyek ini bersama proyek sanitasi lain di Indonesia, akan membantu pemerintah menuju target pembangunan berkelanjutan akses sanitasi aman. 

"Proyek sanitasi yang dikelola dengan aman akan berkontribusi dengan perbaikan lingkungan. Sejak tahun 2008 Australia telah berinvestasi lebih dr AUS$300 juta dolar, untuk mendukung Indonesia meningkatkan infrastruktur air minum dan sanitasi, yang telah menghasilkan ratusan ribu sambungan rumah, " kata dia. 

Proyek ini merupakan konsorium antara McConnall Dowell Australia (BUMN Australia) dan PT Pembangunan Perumahan Indonesia yang menampilkan kemampuan Australia dalam merencanakan menerapkan dan merancang infrastruktur air. 

"Proyek ini akan Berkontribusi ke ekonomi Palembang, Saya berharap terus mendapatkan informasi kemajuan proyek, " pungkasnya.

Share