BABEL, GLOBALPLANET. - Dari keterangan resmi pihak TNI-AL, Senin (7/12/2020) disebutkan aksi penyelamatan itu terjadi di perairan Timur Laut Tanjung Langka Pulau Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (6/12/2020).
Penyelamatan dilakukan karena KM. Rizki Biliton mengalami kebocoran dan tenggelam di perairan tersebut.
Komandan KRI Sembilang-850 Mayor Laut (P) Nanang Khunaifi menguraikan, pada hari Minggu pukul 15.30 WIB, KRI Sembilang-850 sedang berpatroli.
Lalu mereka mendapatkan kontak di Radio FM dari KM Rizki Biliton yang menginformasikan bahwa ruang mesin sudah kemasukan air sampai dengan gear box dan akan mencoba menanggulangi.
Sekitar pukul 16.00, KM Rizki Biliton menginformasikan kembali lagi bahwa kamar mesin sudah penuh dengan air dan minta bantuan kepada KRI Sembilang-850.
Nanang Khunaifi lalu memerintahkan ABK KRI untuk mencari posisi KM Rizki Biliton secara visual dan radar.
Lalu didapatkan kontak pada posisi 02 26 021 S - 106 34 474 T yang selanjutnya dilakukan manuver untuk melaksanakan peran orang jatuh di laut.
"Pukul 17.00, kita mendapati 5 ABK Kapal dan kemudian dinaikkan ke KRI Sembilang-850 dalam keadaan selamat. KM. Rizki Biliton sendiri tidak bisa diselamatkan dan tenggelam sekitar 30 menit berikutnya," kata Nanang Khunaifi.
Adapun nama-nama awam KM Rizki Biliton GT 29 yakni Mansur (30) sebagai Nakhoda, Rustam (49) sebagai KKM dan 3 Orang ABK yakni Yurisman (55), Rejo (56) dan Tasim (38).
Kelimanya dievakuasi ke Pelabuhan Pangkal Balam, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk dilaksanakan pemeriksaan kesehatan pasca kejadian tersebut.











