PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - "Ya, KADIN Sumsel juga memberikan catatan agar pemerintah daerah di kabupaten/kota dan Provinsi Sumsel lebih maksimal lagi untuk memperhatikan hilirisasi sektor perkebunan kelapa sawit milik petani rakyat," ujar Ketua KADIN Sumsel, Dodi Reza Alex Noerdin pada Musyawarah Provinsi (Muprov) KADIN Sumsel ke-VII di Hotel Santika Premiere Palembang, Senin (7/12/2020).
Menurutnya, peningkatan hilirisasi sektor perkebunan kelapa sawit sangat tepat dilakukan di Sumsel. Pasalnya hampir sebagian lahan perkebunan di Sumsel didominasi oleh lahan perkebunan kelapa sawit dan juga karet milik rakyat.
"Ada ribuan petani kelapa sawit dan dan karet yang menggantungkan hidup mereka dari bertani dan berkebun. Dengan peningkatan sektor hilirisasi tersebut tentu nantinya harga kelapa sawit akan meningkat dan memberikan kontribusi positif bagi petani sawit rakyat," ucapnya.
Bupati Musi Banyuasin (Muba) ini mencontohkan, seperti yang sudah dilakukan Pemkab Muba dengan inisiasi pengolahan kelapa sawit menjadi bensin adalah inovasi terobosan yang nyata hilirisasi sektor kelapa sawit.
"Dengan menggandeng KADIN Sumsel, semoga sinergi KADIN bersama pemerintah daerah di Sumsel akan lebih baik lagi dan memberikan kontribusi nyata dalam upaya pemulihan ekonomi di Sumsel dari berbagai sektor perekonomian," katanya.
Ketua Umum KADIN Pusat Rosan P. Roeslani mengapresiasi inovasi dan terobosan yang telah merealisasikan pengolahan kelapa sawit menjadi bensin. "Kita apresiasi hilirisasi sawit di Muba, Sumsel ini. Ini harus didukung," katanya.
Diketahui, dalam Musprov ini, Dodi yang merupakan calon tunggal kembali terpilih secara aklamasi menjadi Ketua KADIN Sumsel periode 2020-2025.











