loader

Target 75 UPPB di 2021 Terbentuk, Serapan Karet Diprediksi Meningkat

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET. - Kepala Dinas Perkebunan Fakhrurozi Rais melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) Rudi Arpian mengatakan, Dinas Perkebunan memasang target pembentukan 75 UPPB yang baru tersebar di Sumatra Selatan terutama di Kabupaten Muratara yang masih minim jumlah UPPB. 

"Sekarang (2020) sudah bertambah 62 UPPB dari tahun lalu, dan masih ada yang di dalam proses registrasi. Target tahun 2021 ada 75 UPPB lagi terbentuk dengan serapan karet/bokar yang dijual ke UPPB yakni 20 persen dari total produksi karet Sumsel, " jelas Rudi kepada globalplanet.news, Selasa (15/12/2020).

Menurut Rudi, jumlah UPPB memang masih perlu ditambah, dari produksi karet kering Sumsel sebanyak 1.164.042 ton karet kering baru 12 persennya saja yang penjualannya melalui UPPB. 

Untuk itu Disbun, menggencarkan sistem Lelang 4S yang mampu meningkatkan nilai jual harga karet lebih tinggi dengan selisih Rp3.000 - Rp4.000 per kilogram dari harga jual sebelumnya. 

“Dengan harga yang lebih tinggi maka tingkat kesejahteraan masyarakat petani karet, buruh karet akan lebih baik. Kita harapkan lelang bisa dilakukan Satu Kecamatan, Satu Mutu, Satu Harga dan Satu hari lelang," kata dia. 

Rudi menjelaskan, di Sumsel baru Kecamatan Keluang di Kabupaten Muba yang melakukan lelang satu Kecamatan, ia harap UPPB lainnya dapat melakukan pelelangan secara bersama dalam satu lokasi.

"Kami usul agar mendapatkan penghargaan di Hari Perkebunan yang dapat menyatukan UPPB untuk lelang satu Kecamatan," pungkasnya. 

Share