PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - "Setidaknya Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Dengan demikian dapat mengurangi beban hidup pekerja dan keluarga bila terjadi resiko ketika melakukan pekerjaan," ujar Ketua GAPKI Bidang Ketenagakerjaan, Sumarjono Saragih.
Membangun kesadaran petani dan buruh tani akan pentingnya praktek kerja layak (decent work) adalah pekerjaan rumah bersama. Salah satu syarat kerja layak adalah perlindungan Jamsostek. Dengan pemenuhan ini, sawit petani pun akan semakin berkelanjutan (sustainability).
Untuk itu, GAPKI terus menggalang upaya promosi dan implementasi "decent work" tersebut. Kali ini bersama Pemerintah Kabupaten Muba mempercepat pemenuhan Jamsostek para petani dan buruh tani.
"Melalui MSPOI (Muba Sustainable Palm Oil Initiative), Pemerintah Muba menjadi pionir dan model dalam mewujudkan sawit yang semakin berkelanjutan. Insiatif ini meliputi tiga aspek utuh yang dikenal 3P; People (Manusia), Planet (Lingkungan) dan Profit (Usaha-Ekonomi)," kata dia.
Salah satu KUD yang telah menerapkan program Jamsostek terhadap para petani dan buruh sawit yakni KUD Sejahtera yang berada di Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba. KUD Sejahtera sendiri sebelumnya telah memiliki sertifikat ISPO dan saat ini sedang melaksanakan PSR.
Sementara, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, mengatakan, sawit merupakan salah satu fokus pihaknya dalam pengembangan di bidang perkebunan, mulai dari kebun, tenaga kerja, hingga hasil dari sawit itu sendiri.
"Ini jadi semangat baru untuk kita mensejahterakan para petani perkebunan. Muba akan menjadi unjung tombok diplomasi keluar bahwa sawit Indonesia adalah sawit bedaulat. Karena kita punya kemampuan," tegas dia.
Plt Kepala Dinas Perkebunan, Akhmad Toyibir, menambahkan, terbitnya Inpres No 6 tahun 2019 tentang RAN KSB dan Perpres No 44 tahun 2020 tentang Percepatan ISPO, membuat Pemda untuk menyusun Rencana Aksi mewujudkan kelapa sawit berkelanjutan.
"Kita sudah lakukan launching komitmen Muba Sustainable Palm Oil Initiative (MSPOI), dimana komitmen tersebut menyatakan bahwa Muba melawan isu negatif mengenai kelapa sawit indonesia dari negara-negara Uni Eropa," tandas dia.











