MUBA, GLOBALPLANET - Dari informasi yang dihimpun Globalplanet.news, api pertama kali muncul dari rumah salah satu warga yang diduga berasal dari korsleting listrik. Saat itu, semua penghuni rumah dalam keadaan tertidur.
Api langsung membesar karena rumah terbuat dari kayu. Lantaran saat kebakaran angin dalam keadaan kencang, api langsung menyambar rumah-rumah yang berada di sekitar.
Masyarakat yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pemadaman seadanya, sedangkan para korban berusaha menyelamatkan diri. Api baru berhasil dijinakkan 2 jam kemudian atau sekitar pukul 04.00 WIB setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dibantu masyarakat melakukan pemadaman.
"Saya tidak tahu, saat itu saya sedang duduk diliar rumah. Sedangkan adik saya tidur di dalam rumah. Saya lihat api sudah besar di tengah rumah dan saya langsung masuk menyelamatkan adik saya," ujar korban Lukman (30).
Usai menyelamatkan diri, sambung Lukman, dirinya melihat api makin membesar dan menyambar rumah-rumah yang ada di sekitarnya. "Api langsung cepat membesar, kita tidak dapat menyelamatkan harta benda apapun. Diduga percukan api dari dalam rumah," jelas dia.
Sementara, korban Yudi (35), mengatakan, saat kebakaran dirinya dan orang tua sedang tertidur di dalam rumah. "Kami sedang tidur, tiba-tiba dibangunkan warga kalau ada kebakaran," kata dia.
Mengetahui hal itu, dirinya dan orang tua langsung menyelamatkan diri. "Tahunya api sudah besar, saya langsung menyelamatkan diri, api cepat besar karena angin kencang, semua harta benda habis," tandas dia.











