MUBA, GLOBALPLANET. - Dari informasi yang dihimpun, kebakaran itu diduga dari api yang muncul akibat korsleting listrik. Dimana saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena korban Ismail dan keluarga sedang pergi ke rumah orang tua.
Masyarakat yang mengetahui adanya api di rumah korban Ismail langsung berupaya memadamkan api dengan cara bergotong royong menggunakan alat seadanya. Dibantu dua unit mobil pemadam kebakaran dari Babat Toman dan Sekayu, api berhasil dipadamkan.
Api yang hanya berkobar sekitar 20 menit itu menghanguskan seluruh bagian rumah korban Ismail yang sebagian besar terbuat dari kayu.
"Kita sudah mendatangi lokasi kebakaran, penyebabnya diduga dari korsleting listrik," ujar Camat Lawang Wetan, Candra.
Untuk sementara, sambung dia, korban Ismail dan keluarganya tinggal di rumah kerabat yang tidak jauh dari lokasi kejadian. "Kita mewakili Pemkab Muba sudah memberikan bantuan kepada korban berupa sejumlah uang dan sembako," kata dia.
Selanjutnya, kata Candra, korban dapat mengusulkan bantuan perbaikan rumah kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Muba.
"Ya, korban nanti bersama Kepala Desa dapat mengusulkan bantuan ke Baznas Muba untuk bantuan perbaikan rumah," tandas dia.











