MUBA, GLOBALPLANET.news - Hal itu tentunya sangat menguntungkan bagi Kabupaten Musi Banyuasin, mengingat potensi yang besar akan sawit dan banyaknya masyarakat Muba yang bekerja di sektor kelapa sawit, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan.
"(Sawit) meningkatkan kesejahteraan petani dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan serta kebun yang berkelanjutan (sustainable)," ujar Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin.
Saat ini Kabupaten Muba, potensi peremajaan kelapa sawit rakyat dari tahun 2017 hingga tahun 2024 mencapai 52.000 Ha dari luas total perkebunan sawit rakyat di Kabupaten Musi Banyuasin seluas 155.000 hektar.
Dimana terhitung pada 31 Desember 2020 petani sawit rakyat di Muba telah berhasil panen kelapa sawit dari hasil peremajaan atau replanting mencapai 1.000 Ton TBS di luasan wilayah 1.843 hektar.
"Usia tanaman menghasilkan (TM) sudah berproduksi lebih awal dari yang ditargetkan yakni 38 bulan tetapi baru usia 27 bulan sudah berproduksi," ungkap Dodi.
Lanjutnya, hasil yang maksimal dan lebih awal tersebut juga dikarenakan dibekali dengan bibit unggul berkualitas. "Lalu penerapan standar good agriculture practices, dan tata kelola kelembagaan dan manajemen pekebun yang baik," tandas dia.











