Lebih lanjut Achmad Irwan menjelaskan Data Sistem Informasi Manajemen (SIM) Pamsimas, secara Nasional capaian KPI 3 adalah sebesar 87,10%, dan secara khusus untuk Provinsi Sumatera Selatan sudah mencapai 93,23%.
“Berdasarkan data artinya, masih ada sebanyak 6,77% desa Pamsimas dari total 1.827 desa Pamsimas yang belum terkelola dengan baik dan efektif,” jelasnya.
Kita berharap pencapaian target KPI 3 adalah 100%, artinya seluruh desa penerima Pamsimas mampu mengelola sarana SPAM dengan efektif dan menyediakan pembiayaan secara swadaya, sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kita dan anak cucu kita nantinya. Oleh karena itu, keberadaan KKM dan KPSPAMS sebagai perwujudan masyarakat dalam pengelolaan Pamsimas ini harus kita dukung agar menjadi lebih kuat, berintegrasi, dan profrsional.
Inilah urgensi yang melatar belakangi diadakannya Workshop Peningkatan Pengelolaan Keuangan dan Kelembagaan KPSPAMS ini.
Kami berharap melalui workshop ini, KPSPAMS dapat memahami isu-isu keberlanjutan di desa masing-masing, dan memiliki komitmen yang lebih baik dan mampu meningkatkan kemampuan dalam menyusun rencana kerja, mendorong dan membangun komitmen masyarakat di dalam ber-iuran dan pengelolaan keuangannya.
Endang Surya, PPK Tata Laksana Balai PPW Sumatera Selatan berharap semua pesertta yang telah mengikuti workshop dapat menyerap ilmu yang disampaikan pemandu dan menerapkan materi dengan sebaiknya.
“Tentunya sudah banyak materi yang disampaikan oleh Narasumber dan Pemandu, saya berharap pengetahuan dan wawasan bapak/ibu peserta workshop, khususnya peserta dari KPSPAMS, semakin bertambah di dalam pengelolaan Air Minum dan Sanitasi yang lebih berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya saat menyampaikan sambutan pada penutupan workshop.











