Hingga pemeriksaan selesai terlihat petugas tidak menemukan benda atau barang yang mencurigakan yang berada di dalam Greja tersebut.
Sementara itu pengurus Gereja Khatolik St Yoseph, Sujadiyanto mengatakan, tahun ini kurang lebih ada 1000 umat St Yosef yang akan datang untuk mengikuti misa malam natal.
"Jemaat Gereja di larang untuk membawa tas berukuran besar, meskipun membawa pasti akan di geledeh sebelum memasuki halaman gereja," katanya.
Ditanyai pengamanan pada saat perayaan malam misa natal, Sujadiyanto bersukur karena pengamanan diback up TNI, Polri dan Pemuda Batak Bersatu.
"Kita harapkan Perayaan misa natal ini dapat berjalan dengan baik," ungkapnya.
Seorang jemaat Gereja St Yosef, Feli (19) warga Skip kota Palembang mengatakan tahun ini datang bersama keluarganya.
"Harapan saya semoga perayaan Misa malam natal ini dapat berjalan dengan lancar dan ada toleransi antar umar ber agama, tidak ada lagi yang namanya bom ataupun hal lainnya," tutupnya.











