Maspril Aries juga menjadi editor, penerbit dan menulis bersama pada buku “LIMA TAHUN KOMNAS Catatan Wartawan” TAHUN 1999, Buku “ETOS KITA : Moralitas Kaum Intelektual,” buku “Teknokra Jejak Langkah Pers Mahasiswa,” buku biografi Rosihan Arsyad “Menerjang Ombak Menembus Awan” dan buku “Kenangan Murid Kultural Budi Darma.”
Penggiat literasi Kaki Bukit Literasi ini juga menjadi penerbit novel “Angin” karya Toton Dai Permana dan editor buku “Amiruddin Inoed : 10 Tahun Memimpin Banyuasin.”
Menurut Maspril Aries, rencananya awal tahun 2022 akan kembali menerbitkan empat judul buku di antaranya buku berjudul “Quo Vadis Sriwijaya FC?” dan “Belajar Jurnalistik ke Missouri.”
Sebagai penggiat literasi menurut Maspril Aries, dia siap membantu wartawan atau penulis lain untuk menjadi editor dan menerbitkan buku. “Saya juga siap membantu rekan-rekan yang ingin menulis atau menerbitkan buku,” ujar wartawan yang pernah meraih beberapa penghargaan dari lomba karya tulis sejak masih mahasiswa.











