"Untuk vaksin pertama sudah mencapai 91 persen. Kita bukan tidak mengejar target dosis kedua, tapi antara dosis pertama dan kedua memang harus ada durasinya. Saya sudah instruksikan kabupaten dan kota untuk segera bergerak agar vaksinasi dosis kedua ini rampung," paparnya.
Tidak hanya itu, lanjutnya, pemberian vaksinasi tersebut juga menyasar pada lansia dan anak-anak. "Untuk lansia sudah 68 persen. Vaksinasi anak-anak juga demikian. Kita juga terus berikan vaksin tersebut. Karena menurut data, 60 persen kasus meninggal dunia akibat omicron menyarasar lansia dan masyarakat yang belum melakukan vaksinasi lengkap," tuturnya.
Sebab itu, dia menargetkan, sebanyak 50 ribu sasaran dapat diberikan dosis vaksin pada vaksinasi serentak tersebut.
"Memang ada 129 titik vaksinasi serentak. Targetnya 50 ribu sasaran. Termasuk lansia dan anak," ujarnya.
Vaksinasi serentak itu juga dilakukansl di seluruh. Bahkan Presiden RI Joko Widodo pun turun memantau secara virtual jalannya vaksinasi.
Jokowi mengatakan, penyegeraan pemberian vaksinasi kepada masyarakat mutlak dilakukan.
"Saya mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi serentak ini. Pemerintah pusat mendorong Provinsi, Kabupaten dan Kota untuk terus berkonsentrasi dalam percepatan vaksinasi ini," katanya.











