Ia juga mengatakan bahwa LDII sudah turut membangun masyarakat yang religius lewat program dakwah dan pendidikan yang dilakukan dengan baik, serta membangun masjid sebagai tempat ibadah dan dakwah.
“Dengan adanya masjid maka ibadah dan dakwah dalam mendidik umat dapat berjalan dengan dengan lancar baik. Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada LDII dan mengapresiasi karena banyak masjid yang telah dibangun LDII terutama di daerah transmigrasi ini,” ungkap pria yang pernah menjabat Bupati Banyuasin periode 2017-2018.
Dia mengatakan momentum Rakorwil ini harus dimanfaatkan dengan baik, karena rakorwil sebagai tempat mengevaluasi program kerja organisasi.
"Dengan Rakorwil dapat dimusyarahkan mana program yang harus diperbaiki mana yang harus ditingkatkan atau mana yang harus diganti, sehingga kinerja organisasi LDII dapat terlaksana semakin baik," ujarnya.
Ketua DPW LDII Sumatera Selatan, Ir Ramang Padamulya menyambut baik kehadiran Sekda Provinsi Sumsel di Kabupaten Banyuasin, Ketua DPRD Banyuasin dan unsur forkopimda Banyuasin. Menurutnya itu merupakan wujud perhatian dari pemerintah terhadap LDII.
Ramang menjelaskan, dipilihnya Karang Agung sebagai tuan rumah Rakorwil untuk memberikan semangat kepada warga LDII di daerah transmigrasi dalam menyukseskan program Sumsel Swasembada Pangan.
“Program LDII dalam ketahanan pangan sudah sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, tidak hanya di wilayah potensi pertanian, di setiap wilayah LDII dimanapun kami berusaha menghidupkan program ketahanan pangan mulai dari sekitar rumah,” katanya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuasin Isnaini Nugroho menyebutkan bahwa sekitar 150 orang peserta dari tingkat DPW, DPD, PC dan PAC mengikuti Rakorwil LDII Sumsel. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan panen raya yang dilaksanakan secara simbolis oleh Sekda Provinsi Sumsel, Ketua DPRD Banyuasin, Ketua DPP LDII Prof. Dr. Rubiyo dan tamu undangan yang hadir.
“Alhamdulillah walau lokasi yang cukup jauh namun acara dapat terselenggara dengan baik dan lancar," ujarnya.











