Mayat korban ditemukan tim SAR Basarnas Palembang bersama penyelam tradisional. Informasi diperoleh, jenazah Luffi ditemukan oleh penyelam tradisional bernama Senen dan Abdul.
Menurut Senen, dirinya pertama memegang tubuh korban. Lalu dengan menggunakan alat selam dia langsung menyelam. "Luffi ditemukan tidak jauh dari lokasi temannya Firza ditemukan agak mengarah ke pinggir sekitar 4 - 5 meter dari tepi danau," jelasnya.
Kapolsek Plaju Iptu Firmansyah melalui Babinkamtibmas Bripka Syahrial membenarkan kedua korban terjun ke danau karena dikejar anjing. "Saat itu korban dan temannya sedang olah raga lalu dikejar anjing, sehingga kedua korban lari dan menceburkan diri ke danau," ujarnya.











