Perihal perkiraan skema kontrak yang digunakan, Bertu Merlas mengatakan kemungkinan dengan skema Bill Operate Transfer (BOT) yang di mana setelah kurun waktu tertentu, semua infrastruktur dan fasilitas lainnya akan dikembalikan kepada negara.
“Saya kira bisa skema kontraknya dalam bentuk Bill Operate Transfer (BOT) setelah beberapa tahun, misal 25 tahun, saya juga kurang paham karena saya bukan anggota PANJA di situ, mungkin setelah 25 tahun infrastruktur dan bangunan fasilitas fasilitas dikembalikan kepada negara," pungkas anggota Fraksi PKB dalam wawancara pribadi yang dikutip, Selasa (31/5/2022).
Selain soal pendanaa, kekhawatiran masyarakat selanjutnya yakni keberlanjutan proyek ini ke depannya. Di tahun 2024 tepatnya tanggal 14 Februari, akan dimulai Pemilihan Presiden (Pilpres) yang otomatis akan mengasilkan pemerintah baru. Bergantinya rezim juga memunculkan pertanyaan apakah mega proyek ini tetap akan berjalan atau ditinggalkan.
Bertu Merlas mengingatkan bahwa proyek IKN ini sudah memiliki Undang –Undang. Artinya, siapa pun presidennya atau bergantinya rezim nanti, tugas eksekutif harus melaksanakan UU IKN tersebut. Terkecuali, UU ini dihapus atau direvisi.
Bertu Merlas sangat optimistis proyek IKN terus berlanjut. Menurutnya, hal tersebut berdampak positif, karena IKN ini berorientasi pada keadilan dengan pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi bagi negara. Selama ini pembanguanan dominan berada di Indonesia wilayah barat.
“Saya berharap bahwa pelaksanaan proyek IKN ini dilaksanakan dengan sebetul-betulnya, karena ini adalah sejarah bagi negara kita, memindahkan ibu kota negara yang paling lama di negara kita ini, yakni Jakarta. Dan ini dipindahkan ke suatu daerah yang sampai saat ini bentuknya masih hutan, bila terjadi perpindahan saya berharap, ini menciptakan pertumbuhan baru di negara kita ini, tidak terkonsentrasi di wilayah barat tapi juga di tengah dan timur," katanya.
"Saya berharap juga dalam pelaksanaannya dilakukan dengan bersih, bebas kolusi, bebas korupsi, dan Insyaallah masayarakat setempat juga mendapatkan dampak yang baik dari proyek IKN ini,” pungkas anggota DPR Dapil Sumsel 2 ini.











