Saat ini dikatakannya gegap gembita menyambut FORNAS di segala penjuru mulai terasa. Karena itu Ia juga tetap mengingatkan agar maayarakat boleh gembira namun tetap menjaga segala kemungkinan agar terhindar dari Covid 19. "Gembira boleh tapi jangan terlalu euforia. Segera lengkapi vaksin dan lakukan. booster," tambahnya.
Demikian juga kepada para pelaku UKM, diharapkan Bapak Infrastruktur Sumsel itu agar dapat memaksimalkan momen ini sebagai waktu yang pas untuk bangkit dari pandemi.
Geliat ekonomi dikatakannya sudah cukup terlihat. Dimana saat ini hotel-hotel mulai penuh terisi serta pengiriman pempek yang terus meningkat bahkan mencapai 11.000 ton perhari.
"Ini waktunya kita menunjukkan kebangkitan ekonomi setelah 2 tahun terjadi kontraksi. Ekonomi bangkit, olahraga sukses dan aman sehingga perekonomian Sumsel tetap terjaga," ujarnya.
Di tempat yang sama Ketua Panitia Pelaksana FORNAS VI Sumsel Achmad Syamsuddin membenarkan bahwa penyelenggaraan FORNAS Sumsel begitu luar biasa.
Dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya, 11.000 lebih kontingen yang telah mendaftar merupakan jumlah peserta terbanyak dalam penyelenggaraan FORNAS. "Karena itu kita harus siap menyukseskan FORNAS VI Sumsel 1-7 Juli nanti," jelasnya.
Selain menantikan arahan Gubernur Sumsel selanjutnya, Achmad Syamsuddin juga terus mengharapkan dukungan dari semua OPD terkait.
Untuk ikut mensukseskan penyelenggaraan event ini, BSB juga meluncurkan kartu uang elektronik/BSB Cash limited Edition FORNAS VI Sumsel.
Selain peresmian tanda hitung mundur H-12 pelaksanaan FORNAS, dalam kesempatan itu juga diserahkan mock up kartu uang elektronik BSB dari Direktur BSB Achmad Syamsuddin kepada Gubernur Sumsel H. Herman Deru.
Kegiatan itu diisi dengan penampilan 5 inorga yang ambil bagian dalam FORNAS, di antaranya Egrang, Futsal, BMX dan lainnya.
Acara semakin meriah karena Gubernur Sumsel H. Herman Deru turun langsung menjajal permainan egrang serta senam gembira bersama warga Sumsel.











