OKU TIMUR, GLOBALPLANET - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Termasuk dari anggota DPRD OKU Timur Fraksi Partai Demokrat Iwan Naburori, SH, MSi.
Politikus Partai Demokrat, Iwan Naburori, SH, MSi, pada Senin (05/09/2020), mengatakan, sebagai wakil rakyat tentu merasa prihatin dengan kenaikan BBM, karena ini tentu akan berimbas pada kenaikan harga kebutuhan lainnya. Kondisi ini tentu tidak menguntungkan bagi masyarakat.
Disisi lain Partai Demokrat sejauh ini tidak melihat upaya pemerintah berhemat sebelum meminta rakyat untuk hidup lebih sulit dengan menaikkan harga BBM yang akan berimplikasi terhadap kenaikan harga lainnya, termasuk bahan pokok.
"Belum ada upaya penghematan yang dilakukan pemerintah. Anggaran digelontorkan untuk pembangunan proyek pencitraan," kata pria yang mengawali karir politik sebagai Kepala Desa (Kades) Bina Amarta Kecamatan Madang Suku III ini.
Pejabat dan aparat pemerintah menurutnya sibuk memperlihatkan gaya hidup yang tidak melihat kesengsaraan rakyat.
"Tidak terlihat tanda-tanda upaya untuk mengencangkan ikat pinggang dari operasional pemerintah," ujarnya.
Anggota DPRD OKU Timur dari Dapil II ini, menambahkan kenaikan harga BBM membuat kehidupan rakyat akan semakin sengsara dan sulit.
"Pemerintah bukannya mengurangi beban rakyat, tetapi malah menambah beban rakyat. Kondisi rakyat belum pulih akibat pandemi, malah semakin diperberat oleh Pemerintah,"jelasnya.
Dia menambahkan seperti diberitakan sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyampaikan tentang penyesuaian harga BBM bersubsidi yang telah ditetapkan pemerintah.
Harga pertalite yang sebelumnya Rp7.650 per liter disesuaikan menjadi Rp10.000 per liter dan harga solar bersubsidi yang sebelumnya Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter. Selain itu, harga pertamax (nonsubsidi) juga mengalami penyesuaian, dari Rp12.500 menjadi Rp14.500.
Menteri ESDM menyampaikan, penyesuaian harga BBM ini berlaku mulai tanggal 3 September 2022 pukul 14.30 WIB.
"Kita sebagai wakil rakyat tentunya prihatin dengan keadaan ini,"imbuhnya.










