“Kenaikan BBM bersubsidi ini tentu saja ada dampak yang akan diiringi kenaikan. harga bahan pokok lainnya. Tentu saja membuat daya beli masyarakat turun, PKS tegas menolak melalui saluran resmi di dewan dan aksi,” tegasnya.
Untuk itu, ia melanjutkan, PKS meminta agar pemerintah lebih peka terhadap kondisi masyarakat dan mempertimbangkan kembali kebijakan untuk menaikkan harga BBM yang telah membuat sekitar 70 persen masyarakat terdampak.
“Kan masih banyak anggaran sektor -sektor lain yang bisa dialihkan yang tidak berdampak luas terhadap masyarakat,” tuturnya.
Senada dikatakan oleh Anggota DPRD Fraksi PKS Prabumulih, H Mat Amin S.Ag. Dikatakannya, PKS tegas menolak kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga BBM bersubsidi yang dinilai dapat mengakibatkan masyarakat susah makin susah lagi.
“PKS terus menyuarakan penolakan ini, di dewan, Pemerintah juga menyadari jika kebijakan BBM bersubsidi banyak salah sasaran, namun menaikkan harga bukan solusi.PKS konsisten menolak kebijakan ini. Jika mensengsarakan untuk apa dipaksakan,” tegasnya.
Setelah menyampaikan orasi, sekitar pukul 16.30 WIB massa membubarkan diri dengan tertib.










