PALEMBANG, GLOBALPLANET - Pembangunan infrastruktur yang baik dan merata di 17 Kabupaten/kota tatap menjadi prioritas utama Pemprov Sumsel.
Menurut Herman Deru dalam dua tahun terakhir semuanya harus berubah fokus dalam penggunaan keuangan dan pengalihan untuk menangani Covid-19. Namun begitu faktor kesehatan dan ekonomi harus tetap berjalan dengan selaras.
Gubernur mengajak para kepala PU dan Bappeda se Kabupaten/Kota menggelar Rapat Koordinasi Pembangunan Infrastruktur di Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2022 bertempat di Bina Praja Auditorium Pemprov Sumsel, Senin (19/9).
"Sengaja saya panggil semua Kepala PU dan Bappeda seluruh kabupaten/kota agar kita tetap selaras dalam membangun daerah," katanya.
Provinsi Sumsel saat ini menurut Herman Deru masih menjadi fokus dan prioritas di dalam pembangunan infrastruktur. Artinya dalam membangun ini tidak bisa ego sektoral ataupun berjalan sendiri.
"Bangubsus itu kenapa bisa timbul dan terlaksana, karena ini kondisi faktual di lapangan. Infrastruktur kita parah pada saat itu, khususnya non Palembang. Begitu besar beban kepala daerah kabupaten/ kota untuk mengelola keuangan yang begitu minim," ungkapnya.
Herman Deru merinci berdasarkan data kondisi kemantapan jalan nasional di Sumsel sebesar 92 persen, sementara jalan provinsi sebesar 93 persen dan jalan kabupaten/kota sebesar 52 persen. "Untuk jalan kabupaten/kota ini ada apa? saya minta Bappeda untuk mencari permasalahanya sebab kita membangun harus satu frekuensi," katanya.










