loader

UAS Resmikan Masjid Bersama Gubernur Sumsel: Amal Jariah Tak Pernah Putus Meski Sudah Meninggal Dunia

Foto

"Amal yang kita perbuat melalui kebaikan tentu akan putus. Tapi ada amal yang kekal yakni membangun masjid, karena itu terus menerus dipergunakan untuk ibadah. Jadi upayakan untuk membangun masjid ini," katanya.

Apalagi, lanjutnya, Sumsel khususnya Palembang merupakan daerah religius. Di mana, zaman kerajaan telah berdiri masjid megah yang hingga kini masih digunakan yakni Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo.

"Asal usul daerah ini juga dari masjid. Di tahun 1738 didirikan masjid Agung Palembang. Artinya niat untuk membangun masjid sebagai bekal ibadah sudah dilakukan sejak zaman dulu. Saya juga tentu mendukung langkah beribadah dengan membangun masjid ini," paparnya.

Sebelumnya, Kartika Sandra Desi mengatakan, niatnya membangun masjid untuk orangtuanya tersebut dilakukan karena terinspirasi dari sosok Ustadz Abdul Somad yang telah lebih dulu melakukan hal serupa.

"Saya membangun masjid ini terinspirasi dari Ustadz Abdul Somad. Ini juga sekaligus bentuk bakti dan kecintaan saya terhadap ibu saya," katanya.

Dia menuturkan, pembangunan masjid tersebut tidak mudah dilakukan. Namun, setelah persoalan administrasi terselesaikan, barulah pada tahun 2021 dilakukan peletakan batu pertama. "Pembangunannya sekitar 1,5 tahun sejak tahun 2021. Dan pada tahun ini masjid ini sangat siap digunakan," ujarnya.

Dia pun mengatakan, membebaskan masyarakat menggunakan fasilitas masjid untuk beribadah. "Masjid ini harus bersama-sama kita makmurkan. Silahkan isi dengan berbagai kegiatan keagamaan. Saya akan membebaskan masjid ini digunakan untuk ibadah oleh masyarakat," pungkasnya.

Hadir dalam peresmian itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Tony Harmanto, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, Wali Kota Palembang H Harnojoyo, Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somksentono, Forkopimda Sumsel dan sejumlah pihak lainnya.

Share