loader

Satreskrim Polrestabes Palembang Memburu Pelaku Membuang Bayi 

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Satreskrim Polrestabes Palembang terus mencari petunjuk mengungkap siapa pelaku yang tega telah membuang bayi hingga ditemukan sudah tidak bernyawa, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di RT 6, RW 1, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, Palembang.

Hal ini diungkapkan langsung Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan melalui Kasat Reskrim, AKBP Musa Jedi Permana, saat diwawancarai mengatakan Satreskrim Polrestabes Palembang hingga kini masih melakukan pendalaman.

"Kita telah memeriksa beberapa saksi untuk mengetahui identitas dari bayi maupun siapa orang atau pelaku yang membuang bayi tersebut," ujarnya, Selasa (31/3/2026) sore di Aula Mapolrestabes Palembang.

Lanjut AKBP Jedi mengatakan, bahwa benar bayi pertama ditemukan petugas kebersihan di TKP. "Saat ini juga kita masih menunggu keterangan hasil visum dan akan kita update selanjutnya," tambah Jedi. 

Namun, sambung Jedi bahwa pihaknya terus mengumpulkan alat bukti dari TKP. "Sampai sekarang kita belum berhenti untuk mengumpulkan barang bukti yang ada di sekitar TKP," tutupnya.

Diketahui, Bayi berjenis kelamin laki - laki ditemukan dipinggir pagar di pembuangan sampah, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di RT 6, RW 1, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, Palembang, dalam posisi tertelungkup dan tidak bernyawa. Diduga bayi sengaja dibuang di tempat kejadian perkara (TKP). 

Dari keterangan saksi Syamsul Hadi (65) selaku Ketua RT 6, membenarkan adanya penemuan bayi berjenis kelamin laki - laki dan belum diketahui namanya dan orang tuanya. "Siapa orang tuanya belum diketahui," katanya. 

Lanjutnya, penemuan diawali dirinya bersama warga sedang melakukan gotong royong membuat pagar, dan tidak lama kemudian datang petugas DLHK yang memberitahukan bahwa ada sesosok bayi atau orok dalam kondisi sudah tidak bernyawa di TKP.

"Atas laporan ini langsung mendatangi TKP dan kemudian saya melapor ke Polsek Kertapati," tambahnya.

Masih kata Hadi menjelaskan bahwa, Pada saat ditemukan bayi ditutupi dengan baju batik wanita dan tertimbun sampah oleh petugas DLHK. "Setelah melapor penemuan ini tidak lama kemudian datang petugas Kepolisian membawa bayi ke rumah sakit," tutupnya.

 

Ahmad Teddy Kusuma Negara

Share

Ads