Berita :: GLOBALPLANET.news

Lahan gambut

30 September 2020 16:44:22 WIB

OKI, GLOBALPLANET - Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), menjadi lokasi kegiatan penelitian Improving the Management of Peatlands and the Capacities of Stakeholders in Indonesia (Peat-IMPACTS Indonesia) oleh World Agroforesty (ICRAF).

Tujuan utama dari kegiatan penelitian ini adalah untuk mendukung perwujudan pengelolaan gambut berkelanjutan dengan memperkuat kapasitas teknis dan kelembagaan serta penyelarasan peran antara sektor publik dan swasta.

"Terdapat lima tujuan khusus yang akan dicapai, yaitu meningkatkan pemahaman tentang kebakaran gambut dan risiko emisi di dalam bentang lahan, memperkuat kapasitas untuk mengintegrasikan pengelolaan lahan gambut ke dalam tata kelola bentang lahan yang lebih luas pengurangan emisi gas rumah kaca dan pembangunan rendah karbon," ujar Ketua Tim Pelaksana ICRAF Dr Sonya Dewi.

"Mengembangkan kapasitas petani kecil untuk mengelola paludikultur berbasis pepohonan yang menggabungkan profitabilitas dan pengurangan emisi, merumuskan opsi diberbagai jenis restorasi bentang lahan gambut yang menghubungkan aksi lokal dengan eksternalitas dibawah kebijakan, serta bertukar pembelajaran untuk mempercepat dan memperluas dampak restorasi lanskap gambut di tingkat nasional," tutur dia dalam Zoom Meeting Temu Wicara tentang penguatan tata kelola gambut, Selasa (29/9/2020). 

Ia menjelaskan, selain di Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan, penelitian ini akan berjalan selama empat tahun (2020-2023), berlokasi di  Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

"Poyek ini berfokus pada upaya mendukung pengelolaan dan perlindungan gambut, sehingga secara langsung dapat berkontribusi pada target pembangunan jangka menengah tingkat nasional, NDC, kebijakan pembangunan rendah karbon, dan pertumbuhan ekonomi hijau Sumatera Selatan, " jelasnya. 

Penelitian Peat Impact sendiri secara tidak langsung memiliki kontribusi terhadap pembangunan daerah dengan memiliki pilihan berbagai intervensi kebijakan dan program, kemitraan dengan pihak swasta-restorasi, serta adaptasi. 

"Dapat menjadi pembelajaran pengolahan gambut Sumsel yang berkelanjutan di tingkat desa sebagai partisipasi daerah terhadap pengelolaan gambut nasional, " tutupnya.

Reporter : Eko Saputra/Rachmad Kurniawan Editor : M.Rohali 213