PALEMBANG, GLOBALPLANET - Belasan pelajar yang bersekolah di kawasan Plaju Palembang diamankan anggota Bhabinkamtibmas, piket fungsi dan Reskrim Polsek Plaju untuk dibawa ke Polrestabes Palembang, Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Diduga hendak melakukan tawuran, namun saat didatangi petugas kepolisian di tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Padi Jaya, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Palembang, rupanya belasan remaja ini menonton dua orang temannya yang sedang duel berkelahi sesama satu sekolah.
Informasi dihimpun, peristiwa ini dipicu cemburu rebutan perempuan siswi disekolah mereka. Dan duel perkelahian tersebut pada pukul 13.00 WIB di TKP. Bermula terlapor inisial AF (18) sedang duduk bersama rombongan temannya, kemudian korban inisial MG yang juga teman satu kelas terlapor AF mendatangi AF dengan mengatakan kepada terlapor untuk mengajak berkelahi, karena tersinggung perkataan terlapor kepada pacarnya.
Setelah pulang sekolah, korban dan terlapor bertemu di warung kemudian keduanya menuju ke TKP. Dengan disaksikan teman - teman satu sekolah, dan saat berkelahi terlapor menendang muka korban hingga korban terjatuh dan kejang - kejang.
Melihat korban mengalami hal tersebut, terlapor dan teman lainnya yang menyaksikan perkelahian langsung membawa korban ke Puskesmas Tegal Binangun.
Mendapati informasi adanya peristiwa ini, anggota Bhabinkamtibmas, piket fungsi dan Reskrim Polsek Plaju langsung mendatangi TKP juga puskesmas tempat korban diberikan pertolongan. Lalu membawa terlapor menuju Polsek Plaju dan kemudian diserahkan ke Polrestabes Palembang.
Sementara itu, Kapolsek Pelaku, AKP Sutioso membenarkan adanya peristiwa ini dan terlapor sudah diserahkan ke Polrestabes Palembang. "Iya kita mendatangi TKP setelah menerima adanya laporan dari warga, lalu melakukan olah TKP, mengambil keterangan saksi di TKP. Korban lalu dibawa ke rumah sakit," ujarnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan melalui Kasat Reskrim, AKBP M Jedi P membenarkan adanya serahan seorang pelajar yang awalnya diduga melakukan aksi tawuran ternyata setelah kita mendatangi TKP salah siswa di kawasan Plaju ini duel berkelahi dengan satu teman sekolah dan ditonton oleh teman temannya.
"Terlapor sudah kita amankan serahan dari Polsek Plaju, Satu orang pelajar berstatus terlapor, dan 11 pelajar lainnya kita ambil keterangan sebagai saksi," kata AKBP M Jedi P, Jumat (6/2/2026).
Lanjutnya, mengimbau kepada seluruh pelajar khususnya di Kota Palembang untuk berhenti melakukan aksi tawuran. "Saya mengimbau untuk berhenti melakukan aksi tawuran, dan tidak ikut - ikutan tawuran, sayangi nyawa kita, jangan menjadi korban dari aksi tawuran," tegasnya.
AKBP M Jedi juga untuk pihak sekolah mengingatkan untuk terus memperhatikan siswa siswa saat berada di lingkungan sekolah, baik di dalam sekolah, luar sekolah dan pada jam tambahan sekolah. "Hal ini tentunya untuk menekan terjadi perkelahian antara siswa satu sekolah, maupun siswa yang berbeda sekolah. Ini harus dilakukan," ungkap dia.
Dan untuk orang tua juga selalu mengingat anak - anaknya untuk tidak keluar pada malam hari ikut - ikutan nongkrong dan tawuran. "Jangan sampai jadi korban tawuran, Masa depan anak masih panjang. Perhatian orang tua sangat penting, apalagi ini sudah mendekati bulan Suci Ramadhan," katanya.
AKBP M Jedi menegaskan bahwa, jika masih terjadi tawuran kami tidak segan - segan memproses dan melakukan pengamanan. "Dan akan cepat menindaklanjuti laporan Masyarakat Kota Palembang, Agar kota Palembang Tetap Aman dan kondusif," tandasnya.
Ahmad Teddy Kusuma Negara










