PALEMBANG, GLOBALPLANET - Sebanyak 20 pelajar dari sejumlah sekolah di Kota Palembang Adiamankan anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel. Mereka dijemput polisi di sekolahnya masing-masing lantaran terlibat aksi sweeping dan melukai korbannya sesama pelajar pada 17 Agustus 2022 lalu.
Salah satu korbannya adalah seorang pelajar SMK di Palembang berinsial RS (16), warga Desa Gasing, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.
Dari kejadian itu RS mengalami luka sabetan parang di telapak kaki kirinya bahkan jari kelingkingnya putus pada 17 Agustus 2022 lalu.
Saat itu, korban hendak pulang ke rumahnya dengan mengendarai sepeda motor setelah selesai mengikuti upacara bendera peringatan ke-77 Hari Kemerdekaan RI di sekolahnya di Jl S Parman, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami.
"Saat sekelompok pelajar mencegat korban setelah menanyai asal sekolah. Korban pun langsung dikeroyok. Salah satu dari mereka ada yang menyabetkan senjata tajam ke arah kaki kiri korban," kata Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Polda Sumsel, Kompol Agus Prihadinika SH SIK didampingi Kanit 3, Kompol Willy Oscar SE.
Dari video yang viral di media sosial anggota melakukan penyelidikan lalu mengarahkan ke beberapa pelajar lalu dijemput di sekolahnya masing-masing.










