Berita :: GLOBALPLANET.news

Ketua KPU PALI dan PPK Talang Ubi saat melakukan Coklit ke desa Semangus Kecamatan Talang Ubi. (Foto: Ist)

28 Juli 2020 15:53:00 WIB

PALI, GLOBALPLANET - Untuk memastikan warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terdaftar pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten PALI terus melakukan Pencocokan dan Penelitian Data Pemilih (Coklit) hingga kepelosok hingga berkubang lumpur.

Seperti yang terpantau GLOBALPLANET.news, saat melakukan Coklik ke daerah perbatasan, rombongan KPU PALI di dampingi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Talang ubi di wilayah perbatasan harus melalui medan lumpur dan bergelombang.

Hal ini dibenarkan Ketua KPU Kabupaten PALI, Sunario, melalui Ketua PPK Talang Ubi, Darul Kutni, saat turun langsung melakukan Coklik di wilayah kerjanya yang berada di perbatan.

"Memang ada sejumlah jalan yang belum rampung pengerjaan pembangunannya, tepatnya di daerah pelosok atau daerah perbatan. seperti daerah Semangus dan Suka Maju yang masih ada beberapa titik jalan yang berlumpur dan bergelombang," Jelas Darul Kutni Ketua PPK Talang Ubi, Selasa (28/7/2020).

Meskipun harus berjibaku dengan lumpur dan kerja ekstra dalam menjangkau daerah tersebut, Dirinya bersama rombongan menjelaskan bahwa bukan menjadi alasan untuk menyurutkan langkah melakukan Coklik agar masyarakat dapat menyampaikan hak pilihnya.

"Daerah perbatasan dan daerah pelosok juga harus kita perhatikan, selain menjadi pintu gerbang masuk wilayah suatu daerah, mereka juga memiliki hak yang sama untuk menyampaikan suara dalam hal ini Pilkada Kabupaten PALI, memilih pemimpin untuk mereka," imbuhnya.

Sementara, Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) desa Semangus, Riyadi, juga membenarkan bahwa diwilayahnya yang berada di ujung barat Kabupaten PALI, masih terdapat sejumlah titik rusak di jalan penghubungnya.

"Wilayah kita (Semangus) memang merupakan wilayah perbatasan dan berada di ujung Kabupaten PALI. Meskipun pemerintah sudah melakukan pembangunan jalan, namun memang ada sejumlah titik yang belum rampung pengerjaannya, sehingga masih ada jalan yang berlumpur dan bahkan kalau hujan tidak dapat dilalui kendaraan terutama roda empat," ungkapnya.

Selain itu, dirinya berharap agar ada perhatian dari pemerintah atau instansi terkait untuk membenahi kondisi jalan tersebut agar aktifitas ekonomi dan kegiatan lainnya dapat berjalan lancar.

"Yang jalannya rusak itukan tidak panjang, hanya beberapa titik, kami sebagai warga berharap dapat segera diperbaikan. Selain aktifitas warga dan perekonomian lancar, juga saat pendistribusian kotak suara juga tanpa hambatan. Karena diwilayah tersebut juga terdapat datu Tempat Pemungutan Suara (TPS)," harapnya.

Reporter : Eko Jurianto Editor : M.Rohali 725