Berita :: GLOBALPLANET.news

Kriminolog Sumsel, Dr Sri Sulastri. (Foto: Istimewa).

20 November 2020 11:33:27 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Aksi premanisme yang terjadi di berbagai jalan dengan menyasar supir-supir truk marak terjadi di Kota Palembang. Aksi memibta sejumlah uang dengan cara paksa ini mambuat resah berbagai kalangan.

Kriminolog Dr Sri Sulastri, mengatakan, aparat penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian harus lebih peka terhadap aksi premanisme di jalan raya. Pihak kepolisian harus memberikan rasa aman dan nyaman kepada warganya.

"Bagaimana caranya kita tahu bahwa ada Polisi lalu lintas yang seharusnya lebih aktif lagi dalam memberikan bantuan-bantuan pertolongan terhadap supir yang melintas di jalan," ujar Sri kepada Globalplanet saat dihubungi, Jum'at (20/11/20).

Menurutnya, supir truk sering kali tereksploitasi dimana mereka diberikan uang jalan dari perusahaan sedikit, namun sampai di tengah jalan para supir di palak terus. Jika diberikan uang maka sang supir diancam.

"Supir dari kantor diberikan uang kecil, ditengah jalan di palak walaupun Rp10 ribu tapi kalau ada 10 titik artinya Rp100 ribu, tidak diberikan uang berdampak barang yang diambil oleh bandit jalanan itu," kata dia.

"Disamping masyarakat aparat yang dilapangan harus lebih aktif lagi dalam memberikan pertolongan kepada supir, 'bukan malah ikut malak juga', jadi jangan membuat supir takut kalau ada polisi. Aparat lah yang bisa memberikan mereka perlindungan lebih," sambung dia.

Oleh karena itu, dirinya mengatakan, pihak kepolisian jangan pernah menganggap enteng aksi premanisme di jalan dan harus benar-benar dihentikan.  Apabila dibiarkan, maka akan lebih banyak lagi kompolotan pemalak terhadap supir.

"Kalau ini biarkan maka kedepannya supir jadi korban pemalakan bisa berhenti, dan mereka turun bisa jadi pemalak karena dipikiran lebih baik malak saja," tutupnya. 

Reporter : Andika Pratama Editor : amarullah 116