"Saran saya, perayaan Nataru tidak harus dilakukan dengan pindah satu tempat ke tempat lain (liburan). Menurut Kemenkes, jika upaya kita ini lolos dan tidak ada kluster baru maka kita telah sukses menurunkan pandemi menjadi endemi," sebutnya.
Terkait penutupan sejumlah tempat hiburan termasuk Jembatan Ampera yang kerap menjadi pusat kegiatan masyarakat saat malam pergantian tahun di Palembang, Herman Deru menegaskan masih akan dilakukan kajian.
"Kita lihat dulu aturannya. Jika masyarakat disiplin prokes, maka pembatasan tidak akan ketat. Untuk penutupan Jembatan Ampera, kita akan lihat dulu hasil rekayasa lalu lintas yang dilakukan Dinas Perhubungan dan Polda Sumsel," terangnya.
Yang jelas, sambungnya, pihaknya akan menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Monitoring untuk melakukan pengawasan.
"Satgas monitoring tentu diturunkan. Untuk mudik tentu tidak diperkenankan, apalagi untuk ASN. Masyarakat pun saya imbau untuk merayakan natal hanya di tempat ibadah dan di rumah. Kita harapkan dengan upaya ini kita cepat terbebas dari pandemi Covid-19," pungkasnya.











