OKI, GLOBALPLANET - Setelah melewati proses cukup panjang, akhirnya pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), memberikan sanksi berat terhadap Damsir Khalik Masri dan Winda Anggraeni Garnis seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemkab OKI.
Aksi perselingkungan sepasang sejoli hingga viral di media sosial setelah seorang Polwan yang merupakan Isteri dari Damsir membuat laporan ke Polda Sumsel.
Disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, H. Husin S.Pd MM jika keduanya telah dijatuhkan sangsi terberat sesuai Hukuman disiplin bagi PNS yang diatur dalam PP Nomor 94 Tahun 2021.
"Sanksi berat yang diberikan untuk Damsir berupa pembebasan atau pemberhentian dari jabatannya dan tidak lagi bertugas di lingkungan sekretariat daerah OKI," katanya.
"Selanjutnya yang bersangkutan kita mutasikan ke wilayah perairan, yakni kantor Kecamatan Sungai Menang agar menjadi pelajaran bagi yang bersangkutan," ucapnya saat ditemui di pendopoan Rumah Dinas Bupati OKI, Jum'at (2/9/2022) sore.
Masih kata Sekda, untuk saudari Winda juga mendapatkan sanksi berat berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah.
"Winda diberikan sanksi berupa penurunan pangkat setingkat dari pangkat yang ada. Dari yang sebelumnya fungsional sekarang menjadi porter (pegawai yang mendorong tempat tidur pasien) di Rumah Sakit Umum Tugu Jaya," tambah Sekda.
Dikatakannya sanksi yang diberikan sesuai dengan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), yaitu salah satu poin hukuman disiplin berat.
"SK pemberian sanksi tertanggal 1 September 2022 kemarin, keduanya sudah resmi menerima," papar dia.
Husin menambahkan bagi ASN yang dijatuhi sanksi kepegawaian diberikan kesempatan untuk mengajukan keberatan.
"Negara kita kan negara hukum, jadi ASN yang dijatuhi sanksi hukuman indisipliner diberikan kesempatan untuk mengajukan keberatan tentunya dengan mekanisme yang benar ," tegasnya.










