Berita :: GLOBALPLANET.news

Mobil pemilik Counter HP yang dirampok berhasil ditemukan dalam penggerebakan ketiga pelaku. (Foto: Ist)

28 Juni 2020 22:32:47 WIB

BANYUASIN, GLOBALPLANET - Pelaku perampokan Counter HP Rafi Call di Kelurahan Kayuara Kuning, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin Sumsel akhirnya tertangkap. Satu dari tiga pelaku yaitu ES alias Ucok (40) warga Dumai Riau tewas ditembak karena melawan petugas.

Sedangkan dua rekannya A (29) warga Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin dan R (23) warga Desa Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin berhasil diamankan.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar melalui Kasat Reskrim AKP Ginanjar, Minggu (28/6/2020) mengatakan, ketiga pelaku digerebek di wilayah Kelurahan Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Keberadaan pelaku terungkap berkat penyelidikan oleh tim Puma Polres Banyuasin.

Pada saat hendak dilakukan penggerebekan, pelaku Ucok mengetahui keberadaan petugas dan melakukan penembakan kepada petugas dan beberapa rumah warga.

Pelaku sempat diberikan tembakan peringatan oleh petugas namun tidak diindahkan, sehingga dilakukan tindakan tegas oleh petugas Kepolisian.

Untuk kedua pelaku  A dan R, bersembunyi di kamar belakang dan dapat diamankan tanpa melakukan perlawanan.

“Setelah melakukan penangkapan terhadap ketiga pelaku. Petugas mengevakuasi pelaku Ucok namun meninggal dunia saat perjalanan menuju RS Bhayangkara dan kedua pelaku lain sudah dapat diamankan di Polres Banyuasin,” katanya.

Berita sebelumnya, perampokan pada Jumat, tanggal 26 Juni 2020, sekira pukul 02.30 WIB, di dalam ruko milik korban Masri.

Peristiwa pencurian dengan kekerasan yang disertai penyekapan ini dilakukan oleh 3 orang pelaku yang tidak dikenal.

Ketiga pelaku tersebut masuk kedalam ruko meylalu pintu yang ada di lantai 2 dengan menggunakan tangga yang ada di samping ruko.

Setelah ketiga pelaku berhasil masuk ke dalam ruko, kemudian para pelaku menyekap seluruh penghuni rumah dengan menggunakan lakban yang terdiri dari suami korban, ibu korban dan 3 orang anak.

Para pelaku kemudian memaksa korban untuk menunjukkan barang-barang berharga milik korban dengan mengancam menggunakan senjata api laras pendek dan mengambil barang - barang korban berupa uang tunai Rp12 juta, 38 Unit HP berbagai merk, Voucher internet berbagai merk dan 1 buah tas ransel.

Setelah barang-barang berharga korban diambil. Kemudian pelaku Ucok melakukan pemerkosaan kepada Korban dan kemudian mengambil Kendaraan roda empat milik Korban yaitu 1 Unit Toyota Avanza Veloz.

Reporter : Adi Irawan Editor : Zul Mulkan 197