Berita :: GLOBALPLANET.news

Wagub Sumsel Mawardi Yahya mengikuti Rakor cegah Karhutla bersama Menkopolhukam Mahfud MD di Jakarta, Kamis (2/7/2020). (Foto: Ist)

03 Juli 2020 06:57:00 WIB

JAKARTA, GLOBALPLANET - Pemprov Sumsel bersama TNI - Polri melakukan sejumlah langkah strategis untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Diantaranya anggaran puluhan miliar, pembentukan satgas hingga menyiapkan ribuan petugas.

Seperti ditegaskan Wakil Gubernur Mawardi Yahya usai menghadiri Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Tingkat Menteri membahas Antisipasi Karhutla  2020, dipimpin Menkopolhukam Mahfud MD di Jakarta, Kamis (2/7/2020).

"Pemprov (Sumsel) sudah siaga sejak awal dengan menempatkan ribuan petugas. Kita juga beri bantuan kepada 10 kabupaten rawan Karhutla dengan total Rp 45 miliar,” ungkapnya dalam pernyataan yang salinannya diterima globalplanet.

Kesigapan tersebut, lanjut Wagub, yakni dengan membentuk Satgas Karhutla dengan Gubernur sebagai Dansatgas, Danrem sebagai Dan Ops. “Pemprov Sumsel sudah siaga untuk mengantisipas terjadinya Karhutla dengan melakukan apel kesiapsiagaan personil dan peralatan karhutlah  yang dilaksanakan pada 30 Juni 2020 di Kebun Raya Sriwijaya,” bebernya.

Wagub menambahkan, Pemprov Sumsel siap menerjunkan lebih dari 8000 petugas dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, KLHK, masyarakat peduli api dan regu damkar perusahaan.

“Pemprov juga melaksanakan operasi udara berupa patroli, water bombing dan TMC. Operasi darat juga dilakukan. Untuk memadamkan setiap ada titik api. Dengan harapan kebakaran hutan dan lahan tahun 2020 ini dapat diminimalisir,” pungkasnya.

Reporter : globalplanet Editor : Zul Mulkan 150