Berita :: GLOBALPLANET.news

Bukit Panombonan, Kota Sibolga, Sumatera Utara, terbakar dua kali dalam seminggu terakhir, yakni hari Kamis (18/2/2021), dan Minggu (22/2/2021). (Foto: Hendrik Hutabarat)

22 Februari 2021 11:48:16 WIB

SIBOLGA, GLOBALPLANET. - Dalam waktu sepekan, atau tepatnya dalam empat hari, Bukit Panombonan yang terletak di Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara, terbakar karena musim kemarau. Kebakaranyang terbaru terjadi pada Minggu (21/2/2021) malam.

Menurut Kapolres Sibolga AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin, kebakaran itu terjadi Minggu sekira pukul 19.00 WIB. “Hingga tengah malam api belum bisa dipadamkan, tapi dari hasil pemantauan, api sudah terlihat mengecil. Dan penyebabnya diduga karena cuaca yang esktrem saat ini,” kata Sormin, Senin (22/2/2021).

Kata dia, lokasi perbukitan yang sulit dijangkau membuat upaya pemadaman yang dilakukan empat unit mobil pemadaman kebakaran (damkar) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Sibolga mengalami kendala. Kata dia, api menjadi sulit dijangkau. Memang, ujar Sormin, api akhirnya bisa dipadamkan berkat kerjasama antara petugas Damkar dengan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkot Sibolga.

Kebakaran sebelumnya, kata Sormin, terjadi pada hari Kamis (18/2/2021). Awalnya, seorang warga bernama Meniati Hulu membakar karton pembungkus telur. Namun tanpa sadar, angin kencang plus rerumputan sekitar bukit yang mengalami kekeringan menjadi ikut terbakar. “Karena cuaca panas serta hembusan angin rumput-rumput kering yang berada sekitar, apipun merembes ke perbukitan itu,” ujar Iptu R Sormin. 

Tetapi kebakaran itu pun bisa dipadamkan. Pihak Polres Sibolga, kata Iptu R Sormin, menghimbau masyarakat di sekitar Bukit Panombonan agar waspada. Apalagi, kata dia, saat ini sedang memasuki musim kemarau atau musim cuaca ekstrim. Karena itu pihaknya meminta warga untuk tidak membakar sampah sembarangan.

“Karena sudah banyak kasus kebakaran karena kelalaian. Selain itu juga pihak Polres meminta agar jangan membuang puntung rokok yang menyala apalagi di lokasi perbukitan,” tegas Iptu R Sormin.

 

Reporter : Hendrik Hutabarat Editor : Erik Oktasubadra 101